PEREMPUAN-PEREMPUAN MERBAHAYA - 78
Akulah sungai yang mengalir di belakang badanmu menari bersama kuman dan sebilah kematian juga patuh pada gemersik doa bonda saat ketiduran akulah sungai yang meninggalkan tanda soal menderu saat kau rebah ke asal pada meditasi paling syahdu terjemput diuji

menjadi saksi marga berbalah sama pelangi akulah sungai itu mengalir diam dan laju menunggu sebuah penyatuan pada sujud berselimut rindu.