Tirai gerimis bersama cangkir
Yang mengepulkan senyum dan harum.
Di situ, kegembiraan meletakkan doanya
Jauh sebelum tangan hujan menyunting
Ramuan ajaib itu dari pohonnya.
Sebelum semesta menggenapkan restunya
Ke dalam mesin penghalus dan bungkus pengawet.
Ini cangkir ketujuh kita kan, Sayang
(Naimata, 2011)