YANG TERUCAP YANG TERTULIS - 8
Apabila kita mau berpikir dan merenung sejenak, sejatinya bersyukur merupakan hal yang teramat penting. Bukan sesuatu yang remeh temeh. Saking pentingnya, firman Allah dalam Al-Quran, Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, niscaya akan Aku tambah nikmat kepadamu.

Apabila dari waktu ke waktu kita sudah berjuang dengan maksimal, namun kita terus merasa kurang atas nikmat Allah, berhati-hatilah. Bisa jadi, selama ini kita kurang bersyukur.

Lantas bagaimana agar kita mampu menjadi hamba yang pandai bersyukur Saran saya, lakukanlah tiga hal ini. Pertama, cobalah untuk menghitung berapa nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Pernah dan mampukah kita menghitung nikmat yang telah diberikan-Nya Sudah pasti tak akan mampu. Teramat banyak dan tak ternilai harganya nikmat yang sudah kita terima dari Allah.

Jika dihitung dengan uang, berapa harga panca indra kita Bolehkah dua mata kita dibeli dengan harga Rp100 juta rupiah, misalnya Pasti tak akan boleh. Itu baru mata. Belum panca indra lain dan semua organ tubuh kita.

Berapa harga oksigen dan nitrogen yang kita hirup setiap harinya Jika dirupiahkan akan mencapai Rp185 juta per hari. Per bulan Rp5,5 miliar. Orang kaya pun tak akan mampu membayarnya.

Kedua, hayati dan resapilah. Pernahkah kita bersungguh-sungguh mengucap syukur, ketika bangun tidur Tidur merupakan anugerah luar biasa yang Allah berikan kepada kita. Ketika kantuk sudah melanda, tidak ada hal lain yang lebih mahal dan indah selain tidur.

Pernahkah membaca kisah seorang perempuan asal Inggris yang jika tidur harus menggunakan ventilator dengan masker khusus Si Perempuan menderita penyakit langka di mana jika dia tidur, tidak akan bisa bernapas, karena kesalahan refleks saraf yang mengontrol pernapasan. Dia akan mati jika tidur tanpa bantuan alat tersebut.

Kita bisa membayangkan, betapa susahnya orang yang menderita depresi berat. Setiap malam sulit tidur, dan apabila tidur pun akan sangat mudah terjaga jika mendengar suara yang sebenarnya tidak terlalu keras. Bagaimana jika hal itu terjadi pada kita Baru nikmat tidur; belum yang lainnya.

Cobalah hayati nikmat-nikmat yang lain, niscaya kita akan lebih tersadar bahwa setiap detik kita selalu diservis dengan fasilitas terbaik oleh Allah.

Ibadah Itu Gampang

27

Ketiga, tulislah nikmat tersebut. Menulis adalah salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan rasa syukur. Tulisan akan merangsang otak bawah sadar kita untuk lebih bersyukur. Tulislah perjalanan hidup kawan-kawan. Prestasi dan pengalaman hebat apa yang pernah kawankawan miliki. Tanpa sadar kita akan menangis dibuatnya.

Dulunya bukan siapa-siapa, sekarang tanpa terasa sudah menjadi orang yang sangat diperhitungkan. Beberapa tahun lalu masih sendiri dan tinggal satu rumah dengan orangtua, sekarang sudah ada tempat tinggal dan keluarga yang bahagia.

Masih kurangkah nikmat dari Allah Sampai kapan kita akan terus berkeluh kesah dan tak mensyukurinya

21 November 2013