serupa kecantikanmu
yang menakutkan.
demam dan angin lalu
menggigil aku di ruang tunggu.
Segala baik-buruk
tak pernah bisa kita menimbangnya.
Soalnya kepala kita telah lama dipisahkan.
Kita berdebat. Tak lumat
dari malam ke malam. Tak bisakah
kita berniaga soal ini
malam serupa pak post yang diam-diam
mengirim surat untukku.
sunyi meleleh
dari matanya yang gelap
yang terus menatapku
yang akan menerkamku.
tak kutemukan apapun dalam suratmu
tak ada cerita baru
seluruhnya beku di matamu.