LELAKI-LELAKI MERBAHAYA - 82
Perempuanku, mungkin saja saat aku sedang menulis sajak ini kau telah hanyut dibuai mimpi tentang laki-laki impianmu

Ketahuilah perempuanku, aku bukanlah laki-laki yang kau impikan mungkin juga kau tak pernah inginkan tapi kau harus sentiasa tahu impian adalah sesuatu yang tak pasti

Demi sesungguhnya, aku cuma ingin menjadi tujuanmu tempat yang kau akan tuju setelah lelah seharianmu atau setelah rindu hadir saat mentari membangkitkanmu dari lena yang panjang

Bersabarlah perempuanku,

suatu saat nanti kau akan temui tujuanmu

(aku) aku akan temui tujuanku (kamu) dan kita akan mengharungi masa hadapan walau nanti, jalannya penuh ujian.