LELAKI-LELAKI MERBAHAYA - 87
Sudah lewat malam penyair baru saja pulang dari pekerjaaannya memetik rindu dari pohon-pohon pilu

Saban malam yang penyair bawa pulang hanyalah perasaan resah dan juga air mata

Jika menurut para buruh siang bukanlah waktu untuk merindu kerana semua orang di kota sibuk menjadi hamba

Begitu juga ibu-ibu di rumah sibuk memasak dan mengemas sehingga siang berlalu pergi mereka masih tak berhenti

Dan ternyata malam ini penyair sekali lagi pulang lewat malam dari semalaman memetik rindu dari pohon-pohon pilu.