Tujuannya ke Bogor, Kota Hujan. Sudah beberapa kali saya ke sana. Hal yang menjadikan spesial adalah tujuan saya ke Bogor kali ini. Saya pergi ke Bogor untuk mendaftarkan Zella, keponakan saya yang ingin kuliah di sebuah training centre, tepatnya di bidang garmen.
Saya dan Zella berangkat dari Terminal Kartasura tepat pukul 16.30. Sengaja saya pilih naik bus. Di samping harga tiketnya separuh dari tiket pesawat, saya juga sudah lama tidak naik bus. Seperti piknik.
Saya bersyukur karena kesempatan berbuat baik itu selalu datang ke saya. Sudah lama menjadi cita-cita saya, di samping memerhatikan anak-anak saya sendiri, saya ingin memerhatikan dan membantu keponakan-keponakan saya, terutama dalam hal pendidikan. Kesempatan
Belajar dan Belajar
itu kini sudah datang. Zella sudah lulus SMK dan ingin lanjut kuliah.
Dan dipilihlah Bogor sebagai tujuannya.
Tidak terasa, di sepanjang perjalanan, saya bisa menangis terharu dan sedih, bercampur aduk. Saya membayangkan jika yang terjadi dengan Zella ini terjadi pada anak saya.
Zella anak yang rajin, cerdas, dan tidak neko-neko. Dia sudah tidak merasakan kasih sayang dari ayahnya sejak masih SMP. Orangtuanya harus berpisah karena sesuatu dan lain hal. Kini dia hanya memiliki ibu dan seorang kakak di rumahnya.
257
Sejak saat itulah saya berniat membantu kakak saya, ibunya Zella. Saya berjanji kepada diri saya sendiri, kelak kalau Zella ingin kuliah, sayalah yang akan mengurus dan membiayainya sampai lulus, sampai dia mendapat pekerjaan yang bagus. Sampai benar-benar dia bisa mandiri.
Tidak hanya itu. Dari dulu saya memang sudah punya cita-cita lain. Saya harus membantu semua kakak dan adik saya. Saya bisa seperti ini pasti karena banyak jasa dari saudara-saudara saya. Alhamdulillah.
Tidak lama lagi, saya juga akan bisa mengajak kakak saya pergi haji.
Di sepanjang perjalanan, banyak nasihat yang saya berikan kepada
Zella.
Zel, saat kuliah nanti, kamu harus bisa membuktikan kepada orangtuamu. Bahwa kamu bisa jaga diri, bisa belajar mandiri. Kesempatan belajar tidak boleh disia-siakan. Biaya yang mahal, jauh dari orangtua, harus menjadikan kamu lebih semangat dalam belajar. Setelah selesai kuliah kelak, kamu punya kesempatan untuk bekerja, tidak hanya di luar kota. Sangat mungkin sampai ke luar negeri. Jangan sampai kamu besok malah lupa dengan orangtua. Balaslah orangtuamu dengan karyamu yang baik. Buatlah mereka bangga denganmu.
Setelah urusan di Bogor selesai, saya tidak langsung pulang ke Solo. Saya ajak Zella untuk mampir ke kantor saya di Cirebon. Masih ada beberapa agenda kerja yang harus saya kerjakan.
Tengah malam, tepatnya pukul 00. 15, kereta yang membawa saya dan Zella dari Bandung tiba di Stasiun Cirebon. Total, lebih dari 24 jam perjalanan dari Senin sore hingga Rabu dini hari. Capek, tapi puas.
Dalam sujud saya di keheningan mushola kantor, saya berdoa, Wahai Yang Menguasai Segala Urusan, mudahkanlah semua urusan kami. Aku mohon Kau lindungi Zella dan semua yang sedang berjuang untuk menuntut ilmu; yang sedang berjuang untuk membahagiakan orangtua dan semua yang dikasihinya. Amin.
21 Mei 2015