MISA ARWAH & PUISI-PUISI LAINNYA - 9
setiap kali mataku terpejam

kulihat planet-planet murung dan kusam

melancar pada kisaran matahari

silau murni yang membakar

bagai api atas lilin altar

matahari itu, tentu

bakal menua dan lebur

planet-planet tergelincir

jadi butir menghambur

tapi di sana, di angkasa luar

lain adalah kata yang kekal

matahari lain, planet lain

selalu ada sisa yang tertinggal

maka setiap kali mataku terpejam

kusaksikan sebuah ritus tanpa jeda

sebuah perayaan abadi

atas ada yang mesti.

/2012