yang memandikan sinar pada malam yang masih
terjaga dan hanya memperkenankan matahari
mencium alam lewat wajah bulan yang hampir
sempurna.
Lilin kecil tak pernah bosan menyampaikan salam
terang pada lembah-lembah dan pintu gerbangpintu
gerbang bahwa setitik cahaya adalah jaminan
terang yang lebih besar meskipun bintang-bintang
sedang buta dan bulan dan matahari belum juga
mau menyapa semesta dari antara potonganpotongan
awan.
Lilin kecil itu tak pernah lelah menyampaikan
kasih cahaya pada dunia hingga lebur bersama
cinta tulus dan kasih tanpa pamrih yang adalah doa
yang tak pernah terlelap dan mata yang selalu
terjaga.
(Oepoi, Mei 2007)