YANG TERUCAP YANG TERTULIS - 9
Jika mencermati kehidupan sehari-hari, kita akan menemukan contoh yang baik, dan sebaliknya, contoh yang buruk. Hal ini terjadi di mana saja. Di perusahaan, di masyarakat, atau pun

yang lebih luas lagi, kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berapa banyak pejabat yang terkena kasus korupsi, asusila, dan kasus lain dibanding pejabat yang amanah dan jujur Bisa ditebak dengan mudah, contoh yang tidak baik jauh lebih banyak jumlahnya. Bahkan njomplang (tidak berimbang).

Dengan melihat fakta di atas, masyarakat sesungguhnya sangat membutuhkan contoh baik lebih banyak lagi, muncul di tengah-tengah mereka. Demikian juga dalam perusahaan dan tempat kerja lain.

Persoalannya, tidaklah mudah menjadi contoh yang baik. Namun demikian, bukan sesuatu yang sulit, jika kita mau terus mencoba dan berproses menuju ke sana.

Ibadah Itu Gampang

Sering kali orang enggan berbagi cerita dan pengalaman pada orang lain karena takut dikatakan riya dan pamer. Secara bahasa, riya berarti berbuat baik untuk mendapatkan pujian dari orang lain. Jadi, tidak ikhlas karena Allah semata. Sebenarnya, seseorang riya atau ikhlas karena Allah, hanya dia sendiri dan Allah yang tahu. Orang lain hanya mengira dan berprasangka.

Seseorang yang hendak menunaikan haji, contohnya. Biasanya, calon haji mengadakan acara pamitan haji. Orang lain sah saja jika mengatak annya sebagai perbuatan riya. Hal yang sebenarnya, bisa saja sebaliknya.

Bisa saja, dia ingin berbagi kebahagiaan yang diterimanya kepada tetangga, keluarga, dan handai tolan. Dia ingin memberi semangat kepada yang lain bahwa dia bisa berhaji, berarti yang lainnya pun mampu berhaji.

29

Demikian pula ketika seseorang pulang berhaji. Ada yang menghendaki tambahan gelar haji atau hajah di depan namanya. Apakah itu termasuk riya juga Belum tentu.

Bisa jadi, dia ingin berdakwah dan lebih untuk pengingat bagi dirinya sendiri. Bahwa sekarang dia sudah menyandang gelar haji, berarti dia harus lebih hati-hati dalam bertutur kata, bertingkah laku, dan bisa menjadi teladan bagi orang lain.

Kesaksian dan testimoni orang yang mendapatkan nikmat dari Allah merupakan nasihat paling mudah diterima orang lain. Contohnya, untuk perintah sedekah. Secara nalar, tidaklah bisa diterima. Setelah kita bekerja keras untuk mendapatkan rezeki dan setelah hasil dari bekerja itu terkumpul, kok malah diperintah untuk membaginya kepada orang lain.

Hal ini adalah sesuatu yang tidak biasa. Apabila ada seseorang yang telah membuktikan manfaat dan faedah bersedekah maka amatlah penting untuk ditularkan.

30

Menceritakan nikmat yang kita terima dari Allah kepada orang lain sejatinya menjalankan perintah Allah. Lihat saja di penghujung Surat Ad-Dhuha, wa amma binimati rabbika fa haddist (Adapun terhadap nikmat Rabbmu hendaklah kamu menyebut-nyebutnya).

Sekarang jelaslah bahwa riya atau bukan riya sejatinya kita sendiri dan Allah yang paling tahu. Sepanjang hati sudah kita penuhi dengan niat berbagi, jangan ragu dan pelit berbagi cerita kesuksesan kepada orang lain. Bisa jadi, kita menganggap apa yang kita raih selama ini adalah hal biasa-biasa saja, namun bagi orang lain, bisa jadi sangat luar biasa.

So, menjadi orang baik saja, ternyata tidak cukup. Jadilah inspirasi dan contoh baik bagi orang lain. Hendaknya kita berusaha menjadi agen untuk kebermunculan orang-orang baik lain. Dunia ini sangat merindukan munculnya orang baik yang lebih banyak lagi. Selamat berbagi.

25 November 2013

Bangun tidur ku terus mandi

Tidak lupa menggosok gigi

Saya yakin kita semua hapal dan mampu melanjutkan lirik lagu anak-anak ciptaan Pak Kasur tersebut. Namun saya juga tidak yakin, kita mampu melakukannya setiap pagi.