Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah pernah ditanya: "Amal apakah yang paling afdhal" Beliau: menjawab, Iman kepada Allah dan RasulNya. " Kemudian ditanya lagi, Lalu apa lagi ' Beliau Shallallahu alaihi wa Salam menjawab, Jihad dl jalan Allah'. Kemudian ditanya lagi, 'Lalu apa lagi ' Beliau menjawab, Haji yang mabrur '
Hadits yang mulia ini menjelaskan tentang iman. Bahwa iman itu masuk dalam bagian amal, dan amal itu masuk dalam bagian iman. Oleh karena itu, Imam Bukhari memberikan Bab : Man Qaala Annal Iman Huwal Amal, bahwa amal itu masuk dalam iman. Sehingga, ketika Nabi ditanya tentang amal yang paling afdhal, Beliau menjawab iman kepada Allah.
Hadits ini telah diterima oleh semua ulama Ahlus Sunnah untuk menetapkan, bahwa amal itu masuk dalam bagian iman. Yang tentunya akan menjelaskan kepada kita, bila iman itu bisa bertambah karena perbuatan ta'at, dan bisa berkurang karena perbuatan maksiat.