PEREMPUAN-PEREMPUAN MERBAHAYA - 91
Apakah hujan sudah memegang peran utama

Saat senja menjadi dinding pesona di matamu

Dan sajakku seperti banjir di lapang dadamu, kekasih

Nikmati metafora pada tulisan-tulisanku yang tua

Kita dendangkan perlahan ke awan

Terbang diwar-war camar berkumpulan

Ali, kudup bunga menjadi sahabat catatanku,

Senyummu menjadi sumbu tatkala gelap merajai dakwatku

Kita akan segera pulang, kekasih

Menyaksi waktu yang tidak pernah gagal bertemu Pada ruang tamu mini, Dan cinta yang selalu terhuni.

(Buat Kekasih, Ali, Bunga)