telah kausempatkan menuliskan mata cahaya
dengan tangan gemetar menahan cinta.
yang dilihatnya mungkin usia dan berbagai
macam kemungkinan. tapi kaubawa juga
ia masuk hatimu. di dalamnya, akan
kautemukan seseorang sedang duduk
dan menunggu dirimu. mata cahaya adalah
matamu. perlahan luruh menemukan aku.
(Naimata, 2012)