MEMORIA - 98
Yang menyepuh kedalamanmu

Adalah doa ibu. Perlahan mengalun

Melabuhkan mimpimu ke ujung pagi.

Yang menjahit sobek hatimu

Adalah penderitaan. Diberikannya kau kesedihan

Jika kau bertahan, kelak kau semakin kuat.

Yang mencari dermaga-labuhmu

Adalah aku. Kapal kayu yang hampir karam

Terombang-ambing badai di lautan hatimu.

(Naimata, 2012)