Adalah doa ibu. Perlahan mengalun
Melabuhkan mimpimu ke ujung pagi.
Yang menjahit sobek hatimu
Adalah penderitaan. Diberikannya kau kesedihan
Jika kau bertahan, kelak kau semakin kuat.
Yang mencari dermaga-labuhmu
Adalah aku. Kapal kayu yang hampir karam
Terombang-ambing badai di lautan hatimu.
(Naimata, 2012)