YANG TERUCAP YANG TERTULIS - 99
Akhir pekan kemarin, saya banyak kegiatan yang berhubungan dengan harapan dan optimisme. Hari Sabtu, salah satu divisi usaha di kantor saya punya hajat membuka galeri baru untuk menggenjot penjualan pasar lokal, khususnya di Solo dan sekitarnya. Persiapan matang sudah dilakukan tak kurang tiga bulan sebelumnya.

Alhamdulillah. Acara grand opening berjalan lancar dan saya lihat optimisme terpancar jelas di wajah semua tim, terutama para penanggungjawabnya.

Hari Minggu, tetangga di depan rumah saya punya hajat menikahkan anak laki-lakinya. Semua persiapan resepsi sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. Tibalah Hari H, resepsi pernikahan dilaksanakan. Walau seharian hujan tidak berhenti, tak kurang dari 600 orang undangan hadir.

Alhamdulillah. Resepsi berjalan lancar. Saya sebagai salah satu Ketua Panitia merasa lega dan puas, karena bisa membantu dan menjalankan tugas dengan baik. Saya lihat keceriaan terpancar jelas di wajah mempelai berdua dan orangtua mereka.

Awal minggu ini, hampir semua divisi di kantor saya juga tengah sibuk mempersiapkan diri menyongsong rapat akhir tahun. Acara tahunan ini akan dilangsungkan di Kaliurang Yogyakarta pada Jumat dan Sabtu. Persiapan tempat dan susunan acaranya sudah matang. Saking antusiasnya, semua divisi melakukan gladi bersih dan berusaha menyajikan presentasi yang kreatif, berbeda dengan lainnya.

Mengapa semua yang punya hajat dari acara yang saya sebut di atas antusias Saya yakin, salah satu alasannya adalah mereka punya harapan baik dari acara tersebut di masa mendatang.

Kedua mempelai punya harapan akan bisa menjalani fase kehidupan baru mereka dengan bahagia. Kehidupan rumah tangga yang rukun dan harmonis pastilah menjadi harapan mereka. Padahal, saya yakin, kedua mempelai juga paham bahwa dalam kehidupan rumah tangga pasti akan ada ujian yang menghadang. Namun, semua kendala dan ujian tidaklah cukup untuk menciutkan nyali mereka untuk terus melangkah.

Bagi rekan saya yang membuka galeri baru tadi pasti juga mempunyai harapan, bisnis lokalnya akan maju di waktu mendatang. Kesempatan dan peluang untuk lebih berkembang pasti telah mengalahkan semua kemungkinan kendala yang bakal hadir. Apa saja itu Ia bisa berwujud persaingan yang sudah ketat dari perusahaan sejenis, daya beli masyarakat yang masih rendah, karakter pembeli lokal yang rewel, dan masih banyak lagi.

Semua harapan yang baik hendaklah terus kita hadirkan dalam kehidupan kita. Kalau seseorang tidak punya harapan, saya tidak yakin mereka

Bekerja itu Ibadah

mampu menjalani hidup ini dengan penuh antusias. Yang ada pastilah rasa ogah-ogahan, patah semangat.

Apa jadinya kalau seorang petani tidak punya harapan bisa memanen padi 4 bulan mendatang Saya yakin pastilah dia akan ogah-ogahan pergi ke sawah untuk menyemai benih, membersihkan rumput, dan memberi pupuk tanamannya.

293

Agar harapan yang baik bisa terwujud dengan maksimal maka ada faktor lain yang perlu terus ditingkatkan, yakni menyempurnakan ikhtiar. Sebenarnya, inilah kunci keberhasilan. Banyak orang yang mampu menghadirkan harapan namun kurang serius ikhtiarnya. Ilmunya hanya itu-itu saja, tidak berkembang. Apa yang bakal didapat Hasil yang diperoleh tidak sebesar harapan yang disemai.

Selamat berjuang mewujudkan harapan dengan menyempurnakan ikhtiar.

17 Desember 2013